merindukan kamu

Merindukan Kamu

Terkadang aku tidak menyadari titik dimana aku berdiri sekarang ini. Memikirkannya membuatku lelah, dimana aku harus memutar kembali kilas balik waktu untuk mencapai momen itu. Kembali kedalam ingatan yang tidak pernah menuntaskan penasaranku. Rasa keingintahuanku tentang kamu, seseorang yang pernah memberiku semangat, disaat aku pernah berada di titik terendah dalam hidupku.

Titik itu berada di Bumi. Dan penghuninya adalah kita sendiri. Manusia. Makhluk yang selalu bertengkar tentang perihal asal-usul keberadaan dan eksistensinya di dunia ini. Sementara yang satunya bertengkar, yang satu lagi adalah makhluk yang gemar menyakiti dirinya sendiri dengan cara merindukan seseorang yang bahkan tidak pernah memikirkannya sedetikpun.

Continue reading “Merindukan Kamu”

Apapun Tentang Kita, Tidak Pernah Membuatku Bosan

Bagaimana jika suatu hari nanti aku bisa merasa bosan tentang kita?

Pertanyaan itu cukup menyiksaku beberapa waktu belakangan ini.

Aku bisa tertawa karena sebuah candaan yang sama. Mungkin itu tidak lagi sama lucunya jika diucapkan lebih dari batas kewajaran. Aku tidak bisa merasa sedih terus-menerus pada satu masalah yang sama. Kita tidak bisa menjalani sesuatu hal yang membuat kita tidak mengalami progress. Kita tidak bisa melakukan sesuatu yang tidak berguna secara berulang-ulang.

Itu menunjukkan Aku, termasuk orang lain, ternyata bisa merasakan bosan.

Tapi bagiku, apapun tentang kita, tidak pernah membuatku bosan. Mungkin sedikit berlebihan kalau aku menawarkan tulisan ini padamu, karena kamu tidak bertanya. Tapi aku tidak akan bosan bila melakukan hal -hal ini.

Continue reading “Apapun Tentang Kita, Tidak Pernah Membuatku Bosan”

Alunan Patah Hati Yang Abadi

-~-

Ini cerita tentang masa lalu, yang sebenarnya sangat tidak ingin aku menceritakannya lagi. Tapi aku terpaksa mengangkat luka lama ini, untuk mengejar sesuatu yang menurutku lebih indah dari sosokmu yang dulu. Percayalah, ini tidak akan sakit.

Ah, mengapa kita langsung membahas bagian yang perihnya?

Mari, aku akan jauh membawamu memahami ceritaku yang sebelumnya.

Continue reading “Alunan Patah Hati Yang Abadi”

S o r r y

Tolong tekan tombol play, sambil membaca ini.

Dentingan piano yang dimainkan oleh Mozart dan Bethoven, membawa kedamaian di pagi hari. Burung-burung gereja yang hinggap di atas atap, bersiul-siul sambil menyanyikan lagu rindu.

Aku mendambakan ada kesejukan didalam dekapan yang lembut, dengan bantal gulingku—saat aku terlelap dengan pulas, hingga terbaring bebas di hamparan padang rumput yang hijau, menikmati cahaya matahari sore dibawah rindangan pohon. Aku ingin setiap mimpiku ada kebahagiaan, ada kenyamanan, serta segala kenikmatan dunia didalam genggamanku.

Continue reading “S o r r y”

Share Your Dreams Where Nobody Hides

Kamu tidak terkekang. Kamu bebas. Tidak ada satupun orang yang tahu isi hatimu. Kecuali kamu membagikannya kepada semua orang, tentang tangismu, candamu, dan semua opinimu yang kutahu itu sempurna.

Kamu pernah menceritakan mimpimu padaku, sambil memegang kedua tanganku dengan lembut, bahwa kita percaya suatu hari kita akan terbiasa dengan semua ini. Itu yang kuharapkan, ketika pola pikir kita menyatu, berintegrasi, kita akan menemukan jawabannya. Semua ini hanya masalah waktu. Semua ini hanya bisa berubah saat kamu memutuskan untuk menceritakan mimpimu.

Continue reading “Share Your Dreams Where Nobody Hides”

Tak Perlu Terluka

Paintings-Love-l

Kurasa kita tidak perlu merasakan perihnya luka untuk bisa bertahan sampai kita merasa cukup. Kita tumbuh tanpa beban apapun dan selalu dilimpahi cinta. Kita hanya perlu saling memahami satu sama lain dan tidak menganggap sebuah masalah adalah sebuah proses pendewasaan yang menyedihkan.

                                                            Continue reading “Tak Perlu Terluka”

I’m Still Loving You

Converse-Hearts-Love-Shoes-l

Aku bertemu lagi dengannya sore ini. Kalimat itulah yang baru saja kutulis diblog ini. Otakku mengalami kebuntuan, tiada lagi yang kuingat tentangmu. Bertemu denganmu tidak seburuk yang kupikirkan. Mantan itu dilupakan, dihiraukan dan pantas untuk dibuang. Hati kecilku berkata lain. Bertemu denganmu adalah suatu kerinduan bagiku. Tuntas sudah penantian selama ini. Berjam jam aku menatap layar komputer, mengamati timelinenya yang tak kunjung update. Aku stalker !

Continue reading “I’m Still Loving You”