Eits, sabar. Jangan keburu emosi dulu. Judul diatas bukan klikbait yang biasa dipake sama GanHailintah untuk mengais sesuap adsense. Judul pos yang berusaha gue angkat pada postingan kali ini bercerita tentang dua hal yang berbeda. Ini cerita tentang kelakuan warga Jepang dan Indon pada dua kasus yang berbeda, tapi sayangnya punya keterkaitan yang menarik untuk dibahas.

Tadi malam, Jepang baru saja tersingkir dari Piala Dunia Russia 2018 karena kalah dari Belgia dengan skor tipis 2-3. Yang paling buat sakit hati itu pas Jepang udah memimpin 2-0 duluan di awal babak pertama, tapi malah kalah diakhir laga.

Gol dari Genki Haraguchi pada menit ke 48, dan ditambahin empat menit berselang dengan tembakan luar kotak penalti oleh Takashi Inui, mampu dibalas tiga gol oleh Fellaini, Chadli, dan Vertonghen. Beberapa peluang emas sempat didapat oleh Jepang, tapi tidak mampu dimaksimalkan menjadi gol penyeimbang ataupun gol kemenangan. Dan akhirnya, Jepang pun takluk dari Belgia.

Gue sebagai pendukung Jepang yang adalah satu-satunya wakil Asia yang tersisa di fase knockout World Cup kali ini tentu aja kecewa berat. Tapi walaupun kecewa, tentu ada saja hal baik dari Jepang yang setidaknya buat gue bisa tersenyum lagi.

9V70B89H5O2Q0005

16_japanese

DhJpMYuWAAAT0L1

Walaupun menyakitkan rasanya menyaksikan negaranya harus keluar dari Piala Dunia, tapi fans Samurai Biru tetap tinggal untuk sementara didalam stadion untuk membersihkan Rostov Stadium dari sesampahan dari para penonton. Teladan yang sangat baik yang belum tentu bisa ditiru oleh fans dari negara manapun. Tapi kita patut mengapresiasi setinggi-tingginya kepada fans Jepang yang bersedia membersihkan stadium hari ini. Massive respect for Japan!

Direct Points

  • Jepang, satu-satunya wakil Asia di Piala Dunia 2018 tersingkir oleh Belgia, 2-3 di stadion Rostov, Russia.
  • Sempat memimpin 2-0 diawal babak kedua, Jepang akhirnya kalah berkat comeback menakjubkan dari Belgia.
  • Fans Jepang menyempatkan diri pulang lebih lama untuk membersihkan Rostov Stadium dari sesampahan para penonton.

Nah, bukan sampai disitu saja. Jepang juga memberi sedikit kejutan dengan meninggalkan ruang ganti pemain dalam keadaan bersih, sama seperti ketika mereka datang. Rupanya para pemain Jepang bergotong-royong saling membersihkan ruang ganti sehabis dikalahkan oleh Belgia, dan meninggalkan ruang ganti dengan keadaan bersih sebelum akhirnya bertolak kembali ke Jepang. Begini nih penampakan ruang gantinya.

DhKEYibVMAEaclw

Keren banget bukan? Nah, ada yang menarik nih. Rupanya mereka juga meninggalkan catatan kecil diatas meja bertuliskan bahasa Rusia спасибо! (Spasibo) yang berarti “Terima kasih” dalam bahasa Indonesia. Ada juga tuh lipatan origami bermotif burung bangau yang mendoakan keberuntungan kepada Timnas Rusia yang masih berlaga hingga saat ini di babak delapan besar FIFA World Cup 2018 Russia.

Gue udah kehabisan kata-kata deh sama apa yang dilakukan Jepang sekarang ini. Budaya disiplin dan rasa menghormati yang tinggi mampu tercermin dengan sangat baik oleh para pemain, staf, pelatih hingga menjalar ke aliran darah para penggemar setia. A BIG FUCKING RESPECT AND HUGE MASSIVE SALUTE FOR YOU, JAPANESE!

and now we will talking about our people, INDONESIA.

Sementara di alam semesta lain, disebuah negara bernama Indonesia, negara yang dijajah oleh Jepang selama 3.5 tahun, orang-orangnya malah melakukan atau memperdebatkan sesuatu yang sangat tidak pantas untuk diperdebatkan.

wwkkw

DhKF3qFUwAA05bv

 

Kali ini bukan soal sepakbola, melainkan soal kelakuan orang Indonesia kalo lagi nonton bioskop. Kenapa gak gue samain dalam topik sepakbola? Ya tau sendiri, Indonesia kali ini kaga berpartisipasi di Piala Dunia berkat kelakuan

Nah yang masih belum ngeh sama soal beginian, ceritanya begini. Netijen indon belakangan ini lagi memperdebatkan postingan terbaru dari akun instagram cinema.21 di instagram yang mengajak para penonton untuk membantu para petugas kebersihan untuk membawa sampahnya sendiri, dalam rangka meringankan beban para cleaning service bioskop.

Karena mirisnya, jeda antar jadwal film yang akan diputar hanya beberapa menit menyulitkan para CS bioskop untuk membersihkan theater sebelum penonton baru masuk. Wajar dong, kalo pihak Cinema21 membuat anjuran seperti ini.

wkwkwkkww
Diluar nalar, ternyata masih banyak netijen yang kontra dengan himbauan dari Cinema21. Ada beberapa reaksi netjien dibawah ini yang gue rasa perlu dilakukan sensor dari KPI dikarenakan tingkat kegoblokan yang sudah merambat ke sub-DNA.reaksi

 

*postingan masih belum selesai, kebelet pengen dipos, revisi kedepannya.

One thought on “Jepang Meninggalkan Rusia Dengan Kamar Ganti Bersih, Indonesians: TERUS GUNANYA CLEANING SERVICE BIOSKOP APA? MAKAN GAJI BUTA DONG MEREKA!

Ada yang mau kamu utarakan?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.